Deposito Untuk Beli Rumah? Emang Bisa?

Deposito Untuk Beli Rumah? Emang Bisa?



Deposito Untuk Beli Rumah

Untuk memiliki sebuah rumah memang butuh sebuah ‘perjuangan’. Jika kita memiliki banyak uang itu tidak akan menjadi masalah, namun jika kita hanya mengandalkan gaji bulanan yang nominalnya sudah dapat dipastikan setiap bulannya itu yang akan membuat kita harus memutar otak untuk memiliki sebuah rumah.

Rumah sangat penting sebagai tempat beristirahat kita dimasa tua. Anda akan tetap bisa memiliki rumah bersama digibank deposito, yaitu salah satu produk finansial dari digibank by DBS.

Lalu, bagaimana caranya agar deposito kita dapat sesuai target dan tujuan kita dalam memiliki sebuah rumah?

  1. Mengetahui Cara kerja Deposito

Ketika ingin berinvestasi deposito, maka Anda harus memilih salah satu tenor misalnya 1,2,3,6,12 bulan atau 24 bulan.

Dengan banyaknya besaran bunga yang berbeda setiap jangka waktunya maka beraneka ragam pula cara menghitungnya.

Berikut contohnya adalah 1 bulan: 3%, 2 bulan: 3%, 3 bulan: 3,05 %, 6 bulan: 3,1%, 1 tahun: 3,15%. Jika Anda memilih tenor sebesar 3 bulan maka Anda dipastikan akan memperoleh bunga sebesar 3,05% per tahun pada akhir periode bulan ke-3.

  1. Menghitung Bunga Deposito

Apabila Anda memiliki sejumlah uang sebesar 20 juta rupiah dan memilih untuk membagi dalam dua periode yang berbeda yaitu 6 bulan dan 12 bulan, maka perhitungan perolehan bunga dari deposito dapat dihitung sebagai berikut.

Sebagai contoh, untuk satu periode 6 bulan seandainya suku bunga yang diberikan adalah 3,1% dengan deposito 10 juta maka akan didapat bunga deposito sebesar Rp248.000.

Berikutnya untuk periode 12 bulan maka suku bunga yang didapat 3,15%, maka besar bunga setelah 366 hari maka jumlahnya adalah Rp310.000, dan setelah dipotong biaya lain-lain maka bunga yang diterima adalah Rp248.000.

Begitu juga dengan suku bunga berikutnya dengan penghitungan dan persentase yang sama.

  1. Jalankan Strategi Beli rumah dengan Deposito

Ternyata, beli rumah dengan deposito juga ada strateginya. Tips berikutnya adalah menjalankan strategi tersebut. Tentukan terlebih dahulu jenis deposito  apa yang akan digunakan untuk membeli rumah.

Di Indonesia secara umum kita mengenal dengan 3 jenis deposito yang telah dipaparkan sebelumnya yaitu deposito berjangka, deposito on call dan sertifikat deposito.

Berikutnya yaitu menentukan periode jangka waktu untuk tenor penghitungan. Usahakan untuk menyesuaikan dana yang dibutuhkan untuk untuk pengambilan rumah.

Jangan lupa untuk menghitung bunga yang diperoleh saat deposito tersebut berakhir sehingga dapat dilakukan perencanaan yang tepat untuk membeli rumah tipe dan ukuran berapa.

Lalu, dimana sebaiknya kita membuka rekening deposito?

Hanya di digibank by DBS maka proses deposito Anda akan terasa mudah. Selain itu Anda akan mendapatkan keuntungan-keuntungan jika berdeposito di digibank deposito. Apa saja Keuntungannya?

– Anda dapat dengan mudah berdeposito dengan menggunakan fasilitas Aplikasi digibank by DBS yang kami punya. Caranya cukup download aplikasinya melalui situs resmi kami, install, daftar akun, buka rekening lalu manfaatkan fasilitas didalamnya.

Jangan khawatir masalah waktu karena kami membuka layanan secara online selama 24/7 atau selama 24 jam nonstop

– Anda akan mendapatkan keuntungan bunga yang kompetitif. Dengan bunga yang relatif tinggi tersebut, Anda dapat memanfaatkannya untuk segala kebutuhan.

– Jika di beberapa perbankan, produk deposito memberikan ketentuan dana awal yang cukup tinggi, di digibank ini Anda dapat berdeposito mulai dari Rp1.000.000 saja. Sangat membantu bagi kita yang berpenghasilan menengah.

– Biasanya kita akan bingung dengan masalah tenor, karena pentingnya tenor untuk menyesuaikan kebutuhan dan jangka waktu kebutuhan dana yang kita depositokan amaka digibank deposito ini memberikan berbagai variasi tenor dari minimal jangka waktu 1 bulan untuk Anda yang berkeperluan dalam waktu dekat.

Yuk, segera deposito kan dana Anda di deposito online hanya di digibank deposito dari digibank by DBS.

 



You May Also Like

About the Author: Abu Hasan

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *